salam

SELAMAT DATANG DI BLOG KU
JADIKAN DIRI KITA
AKTIF DAN PRODUKTIF...!!!


ANDA PENGUNJUNG KE

Kamis, 22 April 2010

CARA MEMAHAMI KEJUJURAN SENYUMAN

Senyuman merupakan unsur terpenting dalam bahasa tubuh (body language) dan mewakili suasana hati si pemilik senyuman apakah dalam kondisi gembira, bersedih, bosan dan lain sebagainya.
Bagaimana cara memahami suasana kejiwaan tatkala seseorang tersenyum kepada kita inilah cara yang dianjurkan dengan melihat unsur yang mewakilinya yaitu :

1.Urat Wajah
Urat-urat di pipi kiri dan di sekitar dua mata yang kita gunakan pada saat tersenyum bekerja di luar kesadaran manusia, tergantung suasana hakiki perasaan orang tersebut. Pada saat kedua belah bibir dipaksakan untuk tersenyum, cobalah perhatikan adanya perbedaan yang jelas antara pipi kiri dan kanan.

2.Mata
Kedua mata akan menyempit dan sipit, ketika terbentuk sebuah senyuman yang berasal dari dalam hati. Sebaliknya jika senyuman dipaksakan, meski mulut tersenyum tetapi kondisi mata tidak terpengaruh tetap seperti apa adanya. Perhatikan mata seseorang pada saat tersenyum akan menunjukkan garis senyuman dan kehangatan ekspresinya.

3.Mulut
Untuk menyingkap kepalsuan sebuah senyuman, perhatikan pada saat bibir atas naik sampai taraf maksimal, ternyata bibir bawah membentuk segi empat tanpa ada gerakan apapun pada tulang rahang. Keadaan inilah bias disebut sebagai senyuman penuh kepalsuan.

4.Lamanya Tersenyum
Senyuman yang tulus dan jujur terjadi dalam waktu yang relative singkat, tidak lebih dari empat detik dan menyebar ke seluruh wajah. Sedangkan senyum kepalsuan biasanya lebih lama dan tidak harmonis, kelihatan seperti hanya sebagian saja wajahnya tersenyum sementara dibagian wajah lainnya tidak tersenyum.

5.Perasaan
Perasaan hati tidak dapat dibohongi, orang yang menerima sebuah senyuman penuh kejujuran hati dari orang lain akan merasakan efek dari senyuman tadi dan bergembira karenanya. Sedangkan jika senyum itu penuh kepalsuan, hatilah yang akan merasakan bahwa orang tersebut senyumnya tidak tulus atau dipaksakan.

Semoga bermanfaat buat para sobat

Sumber : Lora Amir Husin

Tidak ada komentar: